Sofyan, S.Si. Guru Sapen Berprestasi - blptjogja.or.id DETAIL RUBRIK 02 September 2015 05:09 WIB, oleh : m.tok, dibaca : 2021kali

Sofyan, S.Si. Guru Sapen Berprestasi


Bagikan tautan :

Sofyan, S.Si.-Sosok Guru yang satu ini adalah guru terinovatif dalam ajang The Sixth National Olympiad and International Conference (OlyCon) 2011 yang diadakan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.

OlyCon merupakan momen bergengsi untuk meningkatkan kompetensi siswa dan guru SD hingga SMA. Lebih dari 4000 siswa dan guru mengikuti kompetisi ini, yang terdiri dari Olimpiade Guru dan Olimpiade Siswa. Tahun ini, OlyCon mengusung tema “Building International Collaboration in Education to Face Globalization”.

Olimpiade Guru dalam OlyCon 2011 terbagi dalam 3 jenis kompetisi, yakni kompetisi media pembelajaran, kompetisi metode pembelajaran inovatif (MPI) dan kompetisi penelitian tindakan kelas (PTK).

Sofyan yang juga Guru Kelas V SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta, mengikuti kompetisi metode penelitian inovatif.

“Ada 52 guru dari seluruh Indonesia yang mengikuti kompetisi Metode Penelitian Inovatif. Pertama kami mengumpulkan makalah terlebih dahulu mengenai materi inovasi kami. Setelah diteliti oleh dewan juri, terpilihlah 6 besar finalis untuk mempresentasikan inovasinya dihadapan dewan juri”, ujar pria asli Bantul kelahiran 4 Juni 1972 ini.

Dalam inovasinya, Sofyan mengusung judul “Meningkatkan Pemahaman dan Kemampuan Siswa Kelas V Patas dalam Operasi Penjumlahan dan Pengurangan pada Bilangan Bulat Melalui Permainan Kartu Sedot”.

Yang menarik, ia hanya menggunakan media sederhana dalam melakukan inovasinya, yakni kartu bilangan dan sedotan dengan dua warna secukupnya.

“Pertama siswa membentuk kelompok kecil beranggotakan 4-5 siswa. Lalu setiap kelompok menyiapkan kartu bilangan yang berisi 5 bilangan positif dan 5 bilangan negatif, serta sedotan dengan dua warna secukupnya. ”, jelas Sofyan.

Setelah setiap kelompok menyiapkan peralatan, selanjutnya diadakan lomba antar kelompok dalam waktu 25 menit.

“Dalam waktu 25 menit, setiap kelompok harus menyusun kartu bilangan yang dipunyai untuk menjadi operasi penjumlahan atau pengurangan,kemudian dituliskan di lembar kerja siswa 1 dan lembar kerja siswa 2 yang telah saya siapkan”, tuturnya.

Dengan menggunakan sedotan yang dipunyai, siswa melakukan operasi penjumlahan atau pengurangan sehingga memperoleh penyelesaian dari operasi penjumlahan atau pengurangan yang telah mereka buat sendiri.

Sofyan lalu mempraktekkan inovasi pembelajarannya ini dihadapan wartawan. Ia mencontohkan operasi penjumlahan kartu yang bertuliskan -8 dengan kartu yang bertuliskan +5. Ia juga menyiapkan 8 sedotan warna merah yang menggambarkan bilangan negatif dan 5 sedotan warna putih yang menggambarkan bilangan positif.

“Caranya 8 sedotan warna merah dan 5 sedotan warna putih ini kita gabung. Kemudian kita buang pasangannya. Ada 5 buah pasangan warna merah-putih yang kita buang. Sisanya, yakni 3 sedotan warna merah yang tidak memiliki pasangan sedotan warna putih, adalah hasil dari penjumlahan dua bilangan itu. 3 sedotan warna merah, berarti lambang bilangan -3”, terangnya.

Inovasinya di bidang Matematika yang tergolong masih sangat orisinil, membuat Matematika enak dan mudah dipelajari, terutama oleh para siswa sekolah dasar. Ia pun dianugerahi sebuah laptop sebagai bentuk penghargaan atas prestasinya menjadi juara pertama di bidang inovasi pembelajaran dalam ajang OlyCon 2011. Selamat! (m.tok)


Komentar sosok

Tokoh Lain Kembali ke atas

BALAI LATIHAN PENDIDIKAN TEKNIK ( BLPT ) YOGYAKARTA - WWWW.BLPTJOGJA.OR.ID
Kantor : Jl. Kyai Mojo 70 Yogyakarta 55243 - Indonesia Telp. (0274) 513036
Copyright © 2015 .Hak cipta dilindungi undang-undang.