Profil

Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT) Yogyakarta merupakan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdasarkan Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 49 Tahun 2008 mempunyai tugas menyelenggarakan pendidikan, pelatihan dan pengembangan keteknikan. Dengan Keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta No. 371/KEP/2012 maka BLPT Yogyakarta berstatus sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) secara penuh.

Sebagai BLUD, BLPT mempunyai kewajiban untuk meningkatkan pelayanan pendidikan kepada Sekolah, Perguruan Tinggi, Instansi/Lembaga, Dunia Usaha/Dunia Industri dan Masyarakat. Pelayanan pendidikan yang dilakukan BLPT antara lain : Pendidikan dan pelatihan berbasis kurikulum, pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi, pendidikan berbasis produksi atau Production Based Education (PBE),  menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) LSP BNSP dan menjadi Unit Pelaksana Sertifikasi Badan Sertifikasi Kompetensi (UPS BSK) LPJK, Pelayanan Produksi dan Jasa (Bidang Mesin, Elektro dan Informatika, Sipil dan Furniture, serta Otomotif), Jasa Asrama, Sewa Ruang/Gedung, Jasa Bengkel Otomotif, dan Jasa Sewa Peralatan/Laboratorium.

Tantangan dunia pendidikan khususnya pendidikan keteknikan pada era informasi dan globalisasi ini cukup berat. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat pesat sehingga dunia pendidikan sulit megikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini, antara dunia pendidikan dan dunia usaha/industri ada kesenjangan yang cukup jauh sehingga kompetensi lulusan akan ketinggalan dengan apa yang dibutuhkan di dunia kerja. Keterbatasan ketersediaan lapangan kerja juga merupakan tantangan bagi dunia pendidikan, sehingga keterserapan lulusan menjadi kendala yang harus dicarikan solusi. Salah satu solusinya yaitu pembekalan peserta Diklat agar mampu berwirausaha berbekal ilmu yang diperoleh untuk menciptakan lapangan kerja.

Dalam rangka melaksanakan tugas tersebut, BLPT akan selalu meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat dengan mencoba menyeimbangkan empat perspektif yaitu Keuangan, Pembelajaran dan Pertumbuhan Organisasi, Internal Proses, dan Pelanggan. Berdasarkan perspektif keuangan BLPT memiliki tujuan untuk  meningkatkan efisiensi dan efektifitas keuangan yang bersumber dari dana APBD dan masyarakat untuk pembelajaran dan pertumbuhan organisasi. Pembelajaran dan pertumbuhan organisasi dilakukan dengan tiga sasaran yaitu meningkatkan saranan dan prasarana, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dan penguatan organisasi, serta meningkatkan manajemen layanan. Dengan ketiga sasaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan perspektif internal proses. Dari sisi internal proses ada tiga sasaran yang akan dicapai yaitu meningkatkan layanan pendidikan dan pendukung pendidikan, meningkatkan pengelolaan keuangan dengan Pola Pengelolaan Keuangan BLUD, serta meningkatkan mutu pelayanan dengan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008. Dengan optimalisasi ketiga perspektif tersebut maka BLPT Yogyakarta akan dapat mencapai sasaran utama yakni perspektif pelanggan,  dari sisi perspektif pelanggan BLPT akan berupaya agar kualitas mutu lulusan relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri serta masyarakat. Dengan pola pelayanan tersebut, BLPT berharap agar dapat melayani Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bidang Teknologi Industri, SMU/MAN, Perguruan Tinggi, Karyawan, Dunia Usaha/Dunia Industri, serta masyarakat umum dengan sebaik-baiknya.